Butuh Rp101 Juta, Penggalangan Dana Praktik Manasik Tembus Rp107 Juta

Butuh Rp101 Juta, Penggalangan Dana Praktik Manasik Tembus Rp107 Juta
Ketua Yayasan Haji Mandiri Ustadz Joko Riyanto didampingi pengurus yayasan lainnya saat memimpin penghimpunan dana di RM Tamansari, Colomadu, Karanganyar, Senin (2/3/2020) malam.

SOLO, MANDIRI – Yayasan Haji Mandiri Surakarta sukses menghimpun dana untuk praktik manasik haji bagi jemaah calon haji (calhaj) Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Mandiri tahun 2020, menembus Rp107.090.000 dari dana yang diperlukan sebesar Rp101.000.000.

“Alhamdulillah, subhanallah keberhasilan penghimpunan dana ini menunjukkan besarnya semangat saling berbagi para alumni KBIH Mandiri kepada saudara kita yang akan menjadi tamu Allah tahun ini. Sekecil apapun sumbangan mereka sungguh ini menunjukkan kebersamaan kita semua,” Ketua Yayasan Haji Mandiri, H Joko Riyanto, seusai penggalangan dana di Gedung Pertemuan RM Tamansari, Colomadu, Senin (2/3/2020) malam.

Sebelumnya, Joko Riyanto, mengatakan bahwa kegiatan yang diberi tajuk Silaturahmi dan Penghimpunan Dana ini merupakan ajang kangen-kangenan dengan sesama alumni KBIH Mandiri yang sudah bertahun-tahun tidak bertemu sekaligus sebagai wahana menjaga kemrabruran dengan kegiatan membantu duyyufurohman yang akan menuju Tanah Suci.

Apalagi, lanjut Joko, jika semua alumni KBIH Mandiri menyadari bahwa dalam hidup ini semuanya adalah titipan Allah. “Pangkat itu hanya sampiran, nyawa itu gaduhan, dan harta adalah titipan. Kalau kita mau menggunakannya ke jalan yang benar maka Allah akan kembalikan berlipat ganda…”

Ustadz Joko mengatakan bahwa jika tahun lalu KBIH Mandiri memfasilitasi calhaj sebanyak 68 orang, tahun ini diuji dengan jumlah peserta manasik yang rutin sebanyak 156, di antaranya ada yang ikut haji plus dan dari luar kota namun yang diantarkan secara resmi sebanyak 123 calhaj.

Dalam kegiatan penghimpunan dana yang dipandu oleh Ustadz Maksum Musafak itu disebutkan bahwa dana itu dibutuhkan untuk kegiatan manasik haji selama dua kali, yaitu di Asrama Haji Donohudan dan di kompleks miniatur Makah-Madinah, Fatimah Az-Zahra, Gunungpati, Semarang, yang mencapai Rp101 juta.

Ketua Komisi III DPR RI Dr Abdul Kharis (dua dari kiri) yang juga alumni KBIH Mandiri ikut hadir dalam penggalangan dana.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dr Abdul Kharis (dua dari kiri) yang juga alumni KBIH Mandiri ikut hadir dalam acara itu.

Dana sebesar itu di antaranya untuk sewa kamar untuk 200 orang (untuk panitia dan jemaah calhaj) di Asrama Haji Donohudan, sewa 3 bus, Konsumsi untuk 200 orang selama dua hari, berbagai perizinan penggunaan tempat manasik dan sebagainya.

“Kegiatan penggalangan dana seperti ini sudah menjadi tradisi KBH Mandiri. Ini semua untuk membiayai para calhaj yang mengikuti bimbingan haji di KBIH Mandiri yang memang tidak dipungut biaya. Mereka kami muliakan untuk berkonsentrasi menimba ilmu dan praktik tata cara berhaji. Dana kami carikan dari para alumni seperti ini, mereka dulu juga tidak dipungut biaya saat mengikuti bimbingan haji,” tambah H Joko Riyanto.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan penghimpunan dana mengundang para alumni KBH Mandiri Solo untuk ikut berpartisipasi. Malam itu hadir pula Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dr. H. Abdul Kharis Almasyhari, M.Si. yang mengawali sebagai donatur dengan mendonasikan dana sebesar Rp15 juta.

“Sepanjang KBIH Mandiri tetap tidak memungut biaya dalam pelaksanaan manasik haji, saya akan terus mendukung,” kata Kharis. Dalam waktu tak kurang dari satu jam, dana akhirnya terkumpul Rp 107 juta, lebih Rp6 juta dari yang dibutuhkan. (***)

Mulyanto Utomo
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos