Praktik Manasik untuk Mantabkan Hati dan Kepercayaan Diri Calhaj

Praktik Manasik untuk Mantabkan Hati dan Kepercayaan Diri Calhaj
Calhaj KBH Mandiri sedang melakukan thowaf di miniatur Kakbah, Asrama Haji, Donohudan, Sabtu (9/3/2019) sore.

MANDIRI, SOLO — Sekitar 90 orang calon haji (calhaj) yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Haji (KBH) Mandiri Solo, terlihat antusias saat mengikuti praktik manasik haji di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Sabtu (9/3/2019) sore.
Dengan penuh semangat, tiga kelompok calhaj itu melakukan thowaf di miniatur Kakbah yang ada di Asrama Haji. Dengan dibimbing para ustadz, mereka kemudian melakukan salat sunah di dekat miniatur Maqom Ibrahim, minum “air zamzam” dan dilanjutkan sa’i antara bukit Shofa dan Marwa.
“Manasik praktik seperti ini memang dimaksudkan agar calon duyufurahman (tamu Allah) dari KBH Mandiri bergembira hati, menambah kepercayaan diri, dan kemantaban hati seeta menumbuhsuburkan rasa setia kawan sesama sesama calhaj,” kata Ketua Yayasan Haji Mandiri di sela-sela peninjauan kegiatan praktik manasik, Sabtu sore.

Jemaah calhaj KBH Mandiri salat dua rokaat seusai thowaf

Praktik manasik ini dilakukan Sabtu-Minggu (9-10/3/2019) ini. Menurut Ketua KBH Mandiri Ust Bambang Nugroho, praktik dilaksanakan setelah kegiatan manasik haji kolosal dan bimbingan kelas yang sudah diselenggarakan sejak Oktober 2018 silam.
“Praktik ini juga dimaksudkan agar para calhaj bisa merasakan dan melaksanakan urut-urutan ritual haji secara langsung, seperti seolah-olah di Tanah Suci,” kata Bambang.
Yayasan Mandiri melalui KBH Mandiri kata Joko Riyanto memberikan fasilitasi sarana prasarana kepada para calhaj agar mereka memperoleh bekal Ilmu, kekuatan mental, pembiasaan kerja sama dan saling empati sesama duyufurahman agar mereka dapat melakasanakan dengan penuh percaya diri dan gembira hati serta ikhlas.
“Semua fasilitas yang kami berikan ini semuanya tanpa dipungut biaya, karena semua sudah ditanggung para alumni dan pengurus Yayasan Haji Mandiri. Kami berharap para calhaj fokus saja pada ilmu tentang haji baik syarat, rukun, wajib, maupun sunah haji sehingga mereka bisa melaksanakan dengan benar dan tertib sesuai tuntunan Nabi,” tambah Joko.
Dengan bekal ilmu yang mantab itu, Joko dan seluruh anggota Yayasan Haji Mandiri berharsp mereka semua pulang dengan membawa predikat haji mabrur serta mampu menjaga kemabrurannya dengan selalu menghidupsuburkan silaturahmi dan tolabul ilmi.
“Manasik praktik peragaan ini dilaksanakan sedemikian rupa sebagaimana mereka melakukan ibadah haji betulan nanti di Mekah,” tambah Joko.
Manasik praktik di Asrama Haji Donohudan hari Minggu (10/3/2019) dilanjutkan dengan simulasi menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina dengan lokasi di sekitar Asrama Haji. Menurut Joko Riyanto kegiatan praktik ini juga akan dikuatkan dengan kunjungan ke lokasi miniatur Makah Madinah di Fatimah Az-Zahra, Gunungpati, Semarang yang fasilitas sarana dan prasarana miniaturnya lebih lengkap. (***)

Mulyanto Utomo
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos