Silaturahmi Rombongan 4 & 5 Haji Mandiri 2017 Memperkuat Ukhuwah

Silaturahmi Rombongan 4 & 5 Haji Mandiri 2017 Memperkuat Ukhuwah
Rombongan 4 dan 5 Haji Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Mandiri tahun 2017 melakukan silaturahmi gabungan di Rumah Makan Jinung, Sukoharjo, Minggu (18/10/2020)

SUKOHARJO, KBIH MANDIRI — Rombongan 4 dan 5 Haji Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Mandiri tahun 2017 melakukan silaturahmi gabungan di Rumah Makan Jinung, Sukoharjo, Minggu (18/10/2020), untuk memperkuat ukhuwah islamiah.

“Memperkokoh hubungan persaudaraan sesama muslim itu adalah kewajiban. Apalagi hari ini adalah tanggal 1 Rabiul Awal, bulan dimana Rasulullah Muhammad saw dilahirkan,” kata ustaz Nur Khotib yang menyampaikan tauziah singkat dalam acara itu.

Ukhwah Islamiyah adalah hubungan yang dijalanin oleh rasa cinta dan didasari oleh akidah dalam bentuk persahabatan bagaikan satu bangunan yang kokoh diharapkan terus menjalin silaturahmi sepanjang masa, agar membangun hubungan baik sesama muslim.

Sebelumnya, ustaz Urip Haryanto dari KBIH Mandiri juga menyampaikan ceramah tentang bukti-bukti kebenaran bahwa Nabi Muhammad sesungguhnya adalah keturunan Nabi Ibrahim.

“Sebab ada segolongan kaum yang tidak mempercayai bahwa Muhammad saw adalah seorang nabi, karena beliau bukan orang Israil. Bahkan kelompok ini menyebutkan bahwa Ibrahim adalah rang Israil,” papar ustaz Urip.

Apa yang disangkakan golongan itu, semuanya tidak masuk akal, bahkan dibantah Allah swt melalui firmannyabdi Alwuran. Nabi Muhammad saw, kata ustaz Urip adalah keturunan Nabi Ibrahim as melalui jalur Nabi Ismail.

Nabi Muhammad SAW adalah keturunan dari Nabi Ibrahim yang dijuluki sebagai Abul Anbiya atau Bapaknya Para Nabi karena memang pada garis keturunannya banyak yang ditakdirkan Allah SWT sebagai nabi. “Bahkan sebagian besar nabi itu berasal dari Israel, yang merupakan keturunan Nabi Yakub saudara Nabi Ismail.”

Bukti bahwa Nabi Muhammad keturunan Ibrahim itu, menurut ustaz Urip, diabadikan dengan adanya makom Ibrahim di dekat Kakbah. “Makom itu berupa mukjizat cap telapak kaki di batu saat Ibrahim membangun Kakbah bersama Ismail,” katanya. (***)

Mulyanto Utomo
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos